EPISODE KEDUA: "TIDAK PERLU UTUH UNTUK SEMBUH"
Kita tahu betul akan sulitnya mengakhiri sebuah hubungan yang didasari dari rasa sayang. Tentunya, kita ingin hubungan kita berjalan mulus sesuai rencana dan memiliki cerita yang happy ending seperti dongeng. Hal inilah yang sering membuat kita menjadi kecewa dan merasa memiliki kewajiban untuk mengupayakan segala cara untuk membuat hubungan tersebut berhasil. Yang pada kenyataannya hubungan tersebut sudah tidak bisa dipaksakan. Kenyataan seringkali berbanding terbalik dengan apa yang kita rencanakan. Tanpa kita sadar ekspetasi kita lah yang membuat diri kita sendiri kecewa bukan orang lain.
Banyak orang yang masih terjebak dalam hubungan tidak sehat karena berlandaskan kata ‘sayang’. Faktanya rasa sayang tidaklah cukup, banyak faktor yang harus dipertimbangkan dalam sebuah hubungan. Misalnya rasa kepercayaan, terlalu sayang seringkali membuat orang jadi takut akan kehilangan satu sama lain. Yang pada akhirnya hal ini menjadi bumerang bagi hubungan itu sendiri.
Menurut kita, dalam situasi seperti ini kita membutuhkan orang lain untuk memberikan pandangan dan pendapat. Karena dengan rasa sayang yang terlalu dalam, kita sering sekali tidak bisa berpikir jernih. Dengan adanya masukan dan saran dari orang terdekat kita, perlahan pikiran kita akan lebih terbuka dan bisa lebih bijak dalam menghadapi masalah tersebut.
Dan yang terpenting bagi kita adalah self love, kita harus mencintai diri sendiri sebelum kita mencintai orang lain. Sehingga saat memulai sebuah hubungan, kita juga bisa mengutamakan kebahagiaan kita sendiri. Kita tidak bisa menaruh sumber kebahagiaan kita kepada orang lain, karena jika orang tersebut pergi, kebahagiaan kita akan hilang. Namun letakkanlah kebahagiaan di diri kalian masing-masing supaya kalian tidak bergantung kepada orang lain.



Comments
Post a Comment